FOTO TOEA LODJIE

(Tambahan keterangan pada tema ini: Hari ini: 15 September 2010 saya update ceritera tentang LODJIE dan infonya ada pada bagian terakhir, jadi silakan baca sampai selesai (kalau ada waktu).

Pada kesempatan ini saya mencari di hard drive saya ternyata ada beberapa foto yang sangat TOEA dari LODJIE:

TONDANO vroeger

TONDANO vroeger (doeloe)

Apakah Anda dapat kenal gedung loji di pojok kanan? Saya download gambar ini dari KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal,  Land en Volkerkunde) (Bener apa nggak nih tulisnya??) Yang jelas kedua jendela atas dari gedung LODJIE yang (mungkin sejak doeloe sampai kini) terbuka melongo itu.

Entah apa, ya iven yang sedang berlangsung difoto itu, saya tidak ada keterangannya, hanya diperoleh waktu “search” kata “Tondano” bersama Mr. Google.

Ada koreksi/komentar berharga dari saudara saya: Bo’eng Dotulong:

“19/3/10:

KITLV (Koningklijk Instituut voor Taal, Land en Volkenkunde)

Bisa dilihat di blok Lani di belakang patong oom Sam jendela2 “Loji” tertutup.Seingat saya tahun 1943/44 (jaman jepang)
kami (mendiang sdr. Dayoh Doodoh dan saya) suka main di depan gedung-rumah tsb. dan ada daun-jendela pd kedua lobang yg dimaksud.

Mengenai “ada apa” (begitu banyak orang) menurut pendapat saya, bersangkutan dengan perayaan “jubilium 50 tahun masa kerja Pendeta Hessel Rooker” yg dirayakan besar-besaran (th 1905).
Tertampak sebuah gapura (matubo) yg dipasang dipintu masuk halaman gereja (th 1905); ini sudah kebiasan di Toundano (Minahasa) bila diadakan perayaan besar.-”

Selanjutnya ada foto berikut:

Patung Sam Ratulangie didepan LODJIE

Patung Sam Ratulangie didepan LODJIE (1970-an)

Foto ini saya scan dari buku “Pahlawan Nasional SAM RATU LANGIE” oleh Oom Wim Pondaag (1970-an). Keterangan dapat dibaca dibawah foto itu.

Ada keterangan menyusul melalui Facebook:

Tambahan keterangan mengenai “loji dan rumah adat” dari Bo’eng Dotulong:

“F.S. Watuseke menulis dlm “Profil Rumah Adat Minahasa dan Maknanya”, a.l. sbb.:
hlm 4; “…umpama di Toundano pernah ada 5-buah rumah kediaman Kepala-Kepala Distrik yg pd umumnya bentuknya jauh lebih dari pd bagunan rumah rakyat biasa….
…kesemuanya itu hancur kena bom pd th 1945 …. .”
“…Di Distrik Tondano-Touliang terdapat rumah dari keluarga Gerungan, yaitu Mayor Jacob Gerungan yg kemudian dijadikan gedung sekolah HOOFDENSCHOOL dan rumah adiknya Mayor Estefanus Arnold Gerungan yg sekarang ditempati B.R.I. …… Lihat Selengkapnya
…terakhir rumah dari Mayor Boèng Ratumbuisang, yaitu gedung yg satu-satunya yg tertinggal dan sekarang masih ada di kelurahan Tounkuramber. Di rumah ini dilahirkan Dr. Gerungan Samuel Saul Jacob (Sam) Ratulangi.

Dapat ditambahkan disini adalah yg sekarang yg dikenal Gedung Loji, yg dahulu sebelum th 1980 terletak di kintal Kantor Bupati Minahasa yg sekarang. …”

hlm 10; “Di sana-sini dibongkar bangunan2 tradisional seperti LOJI di Toundano pada tahun 1979 dan untung bangunan itu tidak dimusnakan oleh karena adanya protes yg luar biasa oleh NONA POLITON W.B. ke Pemerintah Daerah Minahasa dan Pemerintah Daerah Sulawesi Utara disokong oleh berbagai pihak masyarakat melalui mass media daerah di Manado dan nasional di Jakarta sehingga gedung itu dipindahkan ke tepi kota, karena kintal loji akan dipergunakan akan pembangunan Kantor Bupati yang baru. Tambahan dari saya, Guburnur waktu itu : Hari Rustaman dan Bupati Minahasa :BG Lapian BA

Mengenai pembongkaran loji di Toundano itu seorang penulis buku tentang arsitektur Ir. Eko Budihardjo pernah menulis dlm bukunya: “Dan contoh yg paling akhir yg jadi sumber perdebatan tak habis-habisnya adalah DIBONGKARNYA DENGAN SEMENA-MENA LOJI BERSEJARAH DI TOUNDANO YG TELAH BERUMUR LEBIH DARI 135 TAHUN …”.

Apakah kita mau membiarkan benda cagar budaya Loji Tondano tetap terlantar?

Kondisi saat ini, tempat Patung Sam Ratulangi dan Loji dulu sekarang menjadi Taman Kota(bekas Patung) dan Kantor Bupati (bekas loji)”

Patung Ayah yang diats mendapat transformasi sehingga ditahun 1979 berupa seperti:

Patung SAM RATU LANGIE (1979)

Patung SAM RATU LANGIE (1979)

Entahlah apakah LODJIE sudah dipindah atau masih ada, anyway … kegencet sama monumen dan patung ini. (Note ini foto dibikin ketika keluarga besar Sam Ratulangie memperingati 30 thaun wafatnya Sam Ratulangie pada 30 Juni 1979)

Bahwasanya ditahun 1986 atas prakarsa Gubernor Mantik patung ini dipindahkan ke  tempat baru (sekarang) akan saya laporkan jika telah menemukan foto-fotonya.

Namun….. sekarang kembali ke LODJIE Tondano:

Dari file KITLV pula ada foto berikut yang kutemukan bersama Oom Google:

Lodjie & tamoe-tamoenya?

Lodjie & tamoe-tamoenya? (1925?)

Apakah ini benar2 di gedung LODJIE? Mestinya ini dapat dicheck melalui posisi kedua pintu dibelakang Njonja-njonja dan Toean-toean itoe. Apakah Loji sekarang memiliki 2 pintu atau 1 ditengah saja? Saya tidak bisa menilai sebab……

Ditahun 2008 saya sendiri kesana tapi hanya bisa mengintip dari luar pintu gerbang yang terkunci rapat. Hasil jepretan adalah sebagai berikut:

LOJI yang kukunjungi di 2008

LOJI yang kukunjungi di 2008

Untuk sementara sekian doeloe mengenai LODJIE,

Tabea.

Kini: 15 September 2010 saya buka email dan ternyata ada message dari Bpk Alex Frederik yang memperlihatkan satu foto yang sangat “mengejutkan” dalam arti yang POSITIP. Ada foto yang Oom Alex bikin beberapa hari lalu:

LOJIE sedang dipugar!

LOJIE sedang dipugar!

Betapa gembiranya pencinta sejarah Minahasa dapat dibaca di link berikut:

Hal ini membuktikan pula adanya “peoples power” di FB.

Pakatuan wo pakalawiren.

7 thoughts on “FOTO TOEA LODJIE

  1. Senang bisa lihat foto2 dr Loji di Tondano yg ada diingatan saya loji masih yg dulu belum pindah sorry so ke tinggalan sekali

  2. Hallo tante Lanny,,,
    Memang group di facebook sangat baik untuk people power or pressure group ke pemerintah..
    senang bisa lihat foto loji sedang di pugar..
    saya sendiri jadi banyak searching tentang Tondano karena di FB ada banyak foto2 lama juga saya Mei kemarin merid dgn orang Tondano..
    GB tante Lanny
    Salam
    Sesca

  3. Hi Fransisca!
    Terima kasih atas perhatian dan comment Anda. Ya, orang Tondano memang sangat mencintai kotanya, dimanapun mereka sedang berada. Semoga dari tahun ke tahun lambat laun Tondano dapat menjadi lebih cantik (lagi).
    Apakah satu saat kita dapat meng-goalkan penyelamatan Danau Tondano yang terancam itu? Semoga!
    T. Lani

  4. Tante Lani, it’s very interesting to talk about Minahasa especially about Tondano dengan obyek2 wisata yang bersejarah termasuk LODJI, thanks ya

  5. Salam kenal Tante Lani. Menarik sekali cerita tentang Lodji Tondano ini. Saya ingin tanya, kira2 kalau ingin tahu sejarah lebih banyak tentang lodji harus mencari dimana ya? Buku apa yang tante gunakan sebagai referensi?
    Terimakasih,

    Salam,

    • Halo “inu” ….. Aku kumpul2kan saja dari sana sini banyak info kudapat dari teman2 di FB. Kalo foto2 tua saya tanyakan melalui Google dan mendapatkan satu sumber yakni KITLV yakni satu lembaga di Belanda. Semoga dalam waktu dekat Loji dapat dijadikan tempat untuk menyimpan dan memperlihatkan foto2 tentang Tondano dari doeloe sampai sekarang agar supaya anak2 sekolah Tondano dapat mengunjunginya dan berbangga akan kotanya.

  6. I YAYAT U SANTI..!!! for samua Tou Minahasa di Perantauan……Jangan Pernah Menyerah deng tu keadaan yang so sama deng rica ro’do ( dari boke pe taripang kong ja kase campur deng rica 5 Kg..pidis no…!!! )…..Oke dang, sampe baku dapa ulang samua…Pakatuan wo paka lawiren….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s