Attending the Indonesian Lake Conference, Jakarta, December 2004

dantonbannera

Menghadiri konperensi Danau se-Indonesia di Jakarta , Desember 2004

Kebetulan di tahun 2004 saya membaca dikoran bahwa di bulan Desember tahun itu akan diselenggarkan satu konperensi mengenai Danau-danau Indonesia di Jakarta. Segera saya menghubungi Panitia Penyelenggara dan mengajukan permohonan untuk kiranya dapat turut serta pada konperensi tersebut.

Ketua Panitia berbalik tanya: “Apakah Ibu adalah “pengelola” danau?” Wah saya bengong…. Apa lagi itu “Pengelola danau”? Apapun itu saya belum pernah merasaka diri saya “mengelola satu danau apapun juga”. Saya pun menjawab: “Bukan, tetapi saya adalah pemerhati Danau Tondano, karena sudah banyak saya baca dan diceriterakan mengenai keadaan Danau Tondanoyang meresahkan itu.” Terdengar keragu2an dari pihak Ibu yang menerima telepon itu yang ternyata adalah Ibu Haryatiningsih, Indonesia Country Director dari LAKENET, Indonesia Office.

Saya pun mengerti bahwa ada keterbatasan dalam menerima peserta dimana ini berkaitan dengan anggaran tentunya. Segera saya katakan bahwa saya tidak perlu mendapat segala fasilitas sebagai peserta asalkan diizinkan mendengarkan presentasi2 dan mendapatkan handout2 yang dibagikan. Setelah saya berupaya lagi meyakini beliau dengan mengatakan bahwa saya adalah Penasehat dari Yayasan DR. G.S.S.J.  RATU LANGIE yang mana berkedudukan di Jakarta dan Tondano maka akhirnya luluh juga hati Ibu Haryatiningsih dan saya diperkenankan ikut sebagai “full participant”.

p020aLAKENET INDONESIA Conference, Des. 2004

Sebenarnya saya telah menyusun satu website dengan laporan lengkap di Geocities akan tetapi oleh karena Geocities telah tenggalam karena kalah dalam persaingan dengan berbagai penyedia jasa blog dlsb, maka website sayapun ikut tenggelam sehingga yang saya dapat sajikan hanya beberapa gambar.

p021aWorking group session yang saya hadiri

Dalam sesi2 terpisah dibahas kertas2 kerja daerah per daerah, kertas kerja SULUT tidak dipresentasikan hanya dibagikan dan dibawah ini adalah hasil scanningnya (masih akan diperbaiki) yang itupun tidak terlalu lengkap.

sualang01a

sualang02a

sualang03a

Bagi saya yang pertama kali mengikuti satu konperensi mengenai danau, maka mata saya baru terbuka akan permasalahan yang sangat serius yang menghadang upaya pelestarian danau. Hampir semua danau-danau dan juga waduk-waduk di Indonesia mengalami deteriorasi karena kelalaian dalam perawatan, over-exploitation, sedimentasi dan berbagai penyebab lainnya.

Di Indonesia dengan banyaknya danau-danau (indah dan menjadi sumber mata-pencaharian penduduknya) kiranya diperlukan konperensi seperti ini dilaksanakan sesedikitnya 2 tahun sekali. Dan penyelenggaranya seharus PEMERINTAH DAERAH secara bergilir dengan dihadiri media yang memperlihatkan keseriusan permasalahan dengan cara realistik serta memperlihatkan bahwa kini masih sempat kita berupaya sebelum terlambat.

Kalau di SULUT tahun lalu telah diadakan World Ocean Conference, sudah sepantasnya di SULUT pula digagas penyelenggaraan World Lake Conference 2011, agar dapat dikumpulkan pengalaman2 dari upaya pelestarian danau2 lain di dunia untuk mencari jalan yang tepat menyelamatkan kekayaan danau2 kita di Indonesia pada umumnya, Danau Tondano pada khususnya. SEMOGA!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s